Teori Perkembangan Mental Anak Jean Piaget

Posted by sangpembelajar On Sunday, 13 November 2016 1 komentar



Teori Perkembangan Mental Anak Jean Piaget


piagetJean Piaget latar belakangnya adalah pakar biology dari Swiss yang hidup pada tahun 1897 sampai tahun 1980 (Harre dan Lamb), 1988).  Semenjak kecil Jean piaget tertarik pada bermacam-macam struktur tubuh makhluk hidup yang memungkinkannya untuk beradaptasi dengan lingkungannya. Pada awalnya beliau mempelajari struktur fisik dan dilanjutkan mempelajari struktur mental. Peaget menamakan struktur mental tersebut sebagai schema, di mana schema juga merupakan unsur yang penting untuk beradaptasi seperti pada struktur fisik. Piaget menghabiskan masa hidupnya untuk menjelaskan tahap-tahap yang bervariasi dari organisasi mental. Melalui proses asimilasi, anak menggunakan schema lama untuk memperoleh informasi baru. Melalui proses akomodasi, schema awal berubah untuk menyesuaikan dengan pengalaman-pengalaman anak. Sebagai hasil dari dua proses tersebut sekema pada anak berkembang menjadi lebih kompleks untuk mengatur keselarasan kegiatannya di dunia. Jean Piaget  Teri-teorinya dikembangkan  dari hasil pengamatan terhadap tiga orang anak kandungnya sendiri, kebanyakan berdasarkan hasil pengamatan pembicaraanya dengan anak atau antar anak-anak sendiri. Piaget lebih memfokuskan kajiannya dalam aspek perkembangan kognitif anak dan mengelompokkannya dalam empat tahap, yaitu:


Piaget membagi perkembangan mental anak menjadi empat tahapan :




  1. Tahap sensori motor (usia 0-2) cirri-ciri khusus, kecerdasan motorik (gerak) dunia (benda) yang ada adalah yang tampak tidak ada bahasa pada tahap awal.  Tahap ini juga disebut masa discriminating dan labeling. Pada masa ini kemampuan anak terbatas pada gerak-gerak reflex, bahasa awal, dan ruang waktu sekarang saja.

  2. Tahap pre-operasional (usia 2-7) cirri-ciri khusus, berpikir secara egosentris alasan-alasan didominasi oleh persepsi lebih banyak intuisi daripada pemikiran logis belum cepat melakukan konservasi. Pada tahap praoperasional, atau prakonseptual, atau disebut juga dengan masa intuitif, anak mulai mengembangkan kemampuan menerima stimulus secara terbatas. Kemampuan bahasa mulai berkembang, pemikiran masih statis, belum dapat berfikir abstrak, dan kemampuan persepsi waktu dan ruang masih terbatas.

  3. Tahap konkret operasional (usia 7-11 atau 12) cirri-ciri khusus, dapat melakukan konservasi logika tentang kelas dan hubungan pengetahuan tentang angka berpikir terkait dengan yang nyata. Tahap ini juga disebut masa performing operation. Pada masa ini, anak sudah mampu menyelesaikan tugas-tugas menggabungkan, memisahkan, menyusun, menderetkan, melipat, dan membagi.

  4. Tahap formal operasional (usia  11-14 th atau 15 th) cirri-ciri khusus, pemikiran yang sudah lengkap pemikiran yang proporsional kemampuan untuk mengatasi hipotesis perkembangan idealisme yang kuat. Tahap ini juga disebut masa proportional thinking. Pada masa ini, anak sudah mampu berfikir tingkat tinggi, seperti berfikir secara deduktif, induktif, menganalisis, mensintesis, mampu berfikir secara abstrak dan secara reflektif, serta mampu memecahkan berbagai masalah.


Menurut piaget, ada sedikitnya tiga hal yang perlu diperhatikan oleh guru dalam merancang pembelajaran di kelas. Ketiga hal tersebut adalah :




  1. Seluruh anak melalui tahapan yang sama secara berurutan

  2. Anak mempunyai tanggapan yang berbeda terhadap suatu benda atau kejadian


Dan apabila hanya kegiatan fisik yang diberikan kepada anak, tidaklah cukup untuk menjamin perkembangan intelektual anak

1 komentar:

Teori Perkembangan Mental Anak Jean Piaget | Pegawai Negeri said...

[…] Teori Perkembangan Mental Anak Jean Piaget Jean Piaget latar belakangnya adalah pakar biology dari Swiss yang hidup pada tahun 1897 sampai tahun 1980 (Harre dan Lamb), 1988).  Semenjak kecil Jean piaget tertarik pada bermacam-macam struktur tubuh makhluk hidup yang memungkinkannya untuk beradaptasi dengan lingkungannya. Pada awalnya beliau mempelajari struktur fisik dan dilanjutkan mempelajari struktur mental. […] susilofy.com […]

Post a Comment