Memaksimalkan Manfaat Komposter di SD Negeri 6 Penyaringan

Posted by sangpembelajar On Tuesday, 7 March 2017 1 komentar
Memaksimalkan Manfaat Komposter di SD Negeri 6 Penyaringan


Pengolahan sampah organik yang di lakukan SD Negeri 6 Penyaringan adalah dengan mengunakan komposter. Dari komposter tersebut menghasilkan pupuk organic cair dan kompos Organik. namun setelah komposter tersebut menghasilkan banyak pupuk organik cair dan kompos organik timbullah masalah baru yaitu tertimbunnya hasil-hasil dari komposter tersebut yang tidak termanfaatkan dan pada akhirnya hal tersebut akan mempengaruhi minat untuk mengolah sampah organik menjadi kompos.

Untuk menanggulangi hal tersebut maka SD Negeri 6 Penyaringan berusaha untuk memaksimalkan hasil komposter agar tidak terjadi timbunan-timbunan pupuk organic cair dan kompos organic. Adapun pemanfaatan kedua hasil komposter tersebut adalah:



  1. Pupuk Organik Cair
Pupuk Organik cair ini bisa digunakan sebagi pupuk/nutrisi yang menyuburkan tanaman bisa digunkan dengan cara menyiramkan dan menyemprotkan ketanaman. Adapun cara pengunaannya adalah dengan mencampurkan pupuk organic cair ke air dengan takaran 1 liter air dicampur dengan 5 ml pupuk organiccair.

  1. Kompos Organik
Kompos organic yang berupa sampah-sampah organic yang matang menjadi kompos dapat dimanfaatkan sebagi media tanam. Dengan cara mendiamkan lebih lama lagi setelah hasil komposter cair di hasilkan, sebelum digunakan kompos organic tersebut di cacah terlebih dahulu.

Adapun tindakan-tindakan untuk memaksimalkan manfaat komposter di SD Negeri 6 penyaringan ada beberapa pemanfaatan yaitu


  1. Menanam Cabe Organik
Dengan memanfaatkan kompos organic dari hasil komposter sebagi campuran media tanam cabe yang di masukkan kedalam polybag. Dan untuk pupuk tanaman cabe mengunakan pupuk organic cair yang rutin disiramkan seminggu sekali. Dari pengunaan hasil komposter ini maka di hasilkan tanaman cabe yang subur dan aman dari bahan-bahan kimia


  1. Menanam Tanaman dengan system Hidroponik Organik
Melakukan penanaman sayur-sayuran dengan sistem hidroponik organik, maka akan termanfaatkan pupuk organic cair sebagi nutrisi yang dicampurkan dengan air sesuai takaran dan di semprotkan ketanaman. Sedangkan kompos organic dimanfaatkan sebagai media tanamnya sebagai penahan dan penguat akar.


  1. Membuat lubang biopori
Pembuatan lubang biopori di SD Negeri 6 penyaringan memanfaatkan kompos organic untuk mengisi lubang biopori sebagi penahan agar lubang tidak tertutup tanah kembali dan membantu peroses penyerapan biopori


  1. Memupuk tanaman-tanama di lingkungan sekolah
Di lingkungan SD Negeri 6 penyaringan banyak terdapat tanaman seperti bunga-bungan dan tanaman-tanaman obat. Untuk menyuburkan tanaman tersebut rutin dilakukan penyiraman dengan pupuk organic cair


Itulah beberapa tindakan yang di lakukan SD Negeri 6 penyaringan untuk memaksimalkan manfaat komposter di sekolah. Hal tersebut dilakukan dengan harapan terhujutnya budaya cinta dan melestarikan lingkungan hidup bagi seluruh angota sekolah pada khususnya, dam masyarakat pada umumnya.

1 komentar:

Memaksimalkan Manfaat Komposter di SD Negeri 6 Penyaringan | Pegawai Negeri said...

[…] Memaksimalkan Manfaat Komposter di SD Negeri 6 Penyaringan Pengolahan sampah organik yang di lakukan SD Negeri 6 Penyaringan adalah dengan mengunakan komposter. Dari komposter tersebut menghasilkan pupuk organic cair dan kompos Organik. namun setelah komposter tersebut menghasilkan banyak pupuk organik cair dan kompos organik timbullah masalah baru yaitu tertimbunnya hasil-hasil dari komposter tersebut yang tidak […] susilofy.com […]

Post a Comment