Hidroponik Sistem Wick Mengunakan Botol Bekas

Posted by susilo On Wednesday, 11 September 2019 0 komentar

Hidroponik Sistem Wick Mengunakan Botol Bekas


Ada 6 tipe dasar sistem hidroponik, system Wick, Water Culture, Ebb dan Flow (Flood & Drain), system Drip ,NFT (Nutrient Film Technique) dan Aeroponik. System dasar ini bisa dimodifikasi sesuia kemauan anda, kreatifitas anda bisa diasah dalam merancang system hidroponik untuk tanaman anda.
Ada ratusan variasi pada tipe-tipe dasar dari sistem, tetapi semua metode hidroponik adalah variasi (atau kombinasi) dari keenam system ini. Silahkan lanjutkan membaca dibawah akan kami jelas dari masing masing system:

WICK SYSTEM
wick sistem hidroponik
Sistem Wick adalah sistem yang paling sederhana dari ke 6 dasar sistem hidroponik. Ini adalah sistem pasif, yang berarti tidak ada bagian yang bergerak. Larutan nutrisi ditarik ke dalam media tumbuh dari wadah nutrisi dengan sumbu, biasanya sumbu menggunakan kain flannel atau jenis bahan lain yang mudah menyerap air. Sistem wick biasanya menggunakan media tanam seperti Perlite, Vermiculite, batu kerikil, hydroton, sekam bakar, cocopeat.
Kelemahan terbesar dari sistem ini adalah jika tanaman besar dan menggunakan air lebih banyak dari daya serap sumbu.
contoh wick sistem

Bahan & Alat untuk Membuat Hidroponik Wick System

  • Botol bekas minuman ukuran 600 ml
  • Gunting, pisau, atau cutter
  • Sumbu, kain bekas, atau kain flanel sebagai pengalir nutrisi (wick system)
  • Bibit tanaman yang sudah dikembangkan di media rockwool
  • Air
  • Nutrisi pupuk A & B (berbentuk cair atau bubuk). Anda bisa menemukannya di toko khusus tanaman atau pertanian. Sesuaikan jenis nutrisi dengan tanaman yang Anda pilih (sayur atau buah).
  • Paku
Untuk bibit tanaman, bisa dengan mudah Anda peroleh di toko-toko khusus pertanian atau secara online.
Sebelum dipindahkan ke media tanam hidroponik yang akan kita buat, kembangkan dulu bibit tersebut dengan menggunakan rockwool.
Rockwool juga merupakan media tanam namun hanya cocok sebagai tempat penyemaian bibit hingga tumbuh menjadi benih.

Cara Membuat Hidroponik Wick System

  1. Potong botol minuman bekas menjadi dua dengan menggunakan cutter, pisau, atau gunting. Pastikan ukuran botol bagian bawah lebih besar daripada ukuran bagian atas.
  2. Tuangkan air ke dalam bagian botol bawah lalu masukkan pupuk nutrisi A & B sesuai takaran. Perbandingannya, masing-masing 5 ml untuk setiap liter air. Sisihkan.
  3. Lubangi permukaan pada bagian leher botol dengan menggunakan paku kecil di beberapa titik. Lubangi juga bagian penutup botol sebagai jalur masuk sumbu nantinya.
  4. Masukkan sumbu, kain bekas, atau kain flannel ke dalam celah penutup botol yang akan dibuat. Pastikan sumbu cukup panjang di kedua sisi agar dapat menyerap air yang akan dituangkan dan juga mengenai bagian benih tanaman. Lalu letakkan dengan posisi terbalik ke dalam botol yang telah berisikan air.
  5. Masukkan benih yang masih tertanam pada rockwool ke dalam bagian botol yang telah dibalik.
  6. Pastikan benih terkena dengan bagian sumbu yang sudah terbasahi dengan larutan nutrisi dan air. Anda juga bisa menggunakan media tanam seperti sekam bakar, batu bara merah yang telah dihancurkan, serta spon untuk menjaga bentuk tanamanan agar tiduk mudah patah.
  7. Letakkan botol di area yang ramah sinar matahari namun tidak rawan terkena hujan agar benih tumbuh dengan baik.
  8. Lakukan proses tersebut untuk membuat media tanam lainnya.

Perawatan Tanaman Hidroponik Wick System

Selain diletakkan pada tempat yang aman dari hujan, benih tanaman yang dibudidayakan dengan cara hidroponik ini juga harus rutin diberikan nutrisi tambahan.
Pada minggu pertama penanaman, gunakan nutrisi A & B dengan takaran 5 ml + 5 ml untuk tiap 1 liter air.
Lalu naikkan menjadi 6 ml + 6 ml campuran untuk tiap liter di minggu kedua.
Lanjutkan memberikan nutrisi hingga tanaman berkembang dan siap dipanen.
Cukup mudah bukan?
Hanya bermodal barang bekas, bahan-bahan simpel, serta ketekunan dan kecermatan, Anda pun bisa menuai hasil tanaman yang banyak dan sehat.
Tidak ada salahnya untuk mencoba dari sekarang kok. Selamat berkarya!

0 komentar:

Post a Comment