JURNAL PENDIDIKAN SIDIK. Vol.2 , No.4, ISSN 2442-8531

Posted by sangpembelajar On Monday, 6 January 2020 0 komentar

JURNAL PENDIDIKAN SIDIK (Sarana Informasi Penelitian dan Pendidikan)  adalah  sarana informasi dalam pengembangan dunia pendidikan sehingga mampu memotivasi guru dalam melaksanakan pembelajaran yang lebih inovatif, serta wadah dalam mempublikasikan hasil penelitan tindakan kelas yang sudah di laksanakan. Jurnal SIDIK diterbitkan oleh Kelompok Kerja Guru (KKG) Kabupaten Jembrana yang berfungsi sebagai sarana publikasi hasil penelitian yang dilakukan oleh guru dari tingakt SD, SMP dan SMA. Jurnal SIDIK terbit 2 kali dalam setahun setiap bulan Maret dan September. Kali ini Jurnal SIDIK sudah memasuki terbitan yang ke-6 (vol.2, no. 3 ISSN 2442-8531).

Untuk memberikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah berkontibusi baik langsung maupun tidak langsung dalam pembuatan jurnal ini. berikut kami paparkan beberapa abstrak/artikel terbaik dalam JURNAL SIDIK Periode vol.2, no. 3.

I.

PENERAPAN METODE MENULIS TERBIMBING (GUIDED WRITING)  UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS DALAM MATERI TEXT DESCIPTION PADA SISWA KELAS VII A SEMESTER II SMP NEGERI 3 NEGARA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 

Oleh

Anak Agung Ayu Indra Hanjani

ABSTRAK

 Pendidikan merupakan faktor utama yang mempunyai peranan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) terutama dalam pembangunan. Kemajuan pembangunan selalu diupayakan seiring dengan perkembangan zaman. Salah satu upaya pemerintah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa adalah dengan meningkatkan mutu pendidikan. Melalui pendidikan, watak dan kemampuan manusia dibentuk secara utuh untuk menghadapi tantangan perkembangan zaman yang semakin berat. Tujuan dilaksanakan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar bahasa inggris dalam materi text desciption pada siswa kelas VII A semester II SMP Negeri 3 Negara tahun pelajaran 2015/2016 melalui penerapan metode menulis terbimbing (Guided Writing). Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah 35 orang siswa yang terdiri atas 14 siswa laki-laki dan 21 siswa perempuan. Data hasil belajar Bahasa Inggris siswa diperoleh melalui tes tertulis yang dilakukan pada akhir pembelajaran. Data yang diperoleh kemudian dikumpulkan dan dianalisis untuk menghitung ketuntasan belajar secara klasikal dan rata-rata kelas.Berdasarkan analisis data hasil belajar siswa, pemberian tindakan pada siklus I dan II cukup berhasil. Hal ini diketahui dari rata-rata hasil belajar siswa meningkat sebesar 13,14 poin yakni dari 53,29 pada prasiklus menjadi 66,43 pada siklus I, sedangkan presentase ketuntasan belajar klasikal meningkat 31,43% yakni pada prasiklus 40% menjadi 71,43% pada akhir siklus I. setelah dilaksanakan siklus II, rata-ra hasil belajar siswa kembali meningkat  10,57 poin yakni dari 66,43 pada siklus I menjadi 77,00 pada siklus II. Sedangkan persentase ketuntasan belajar siswa secara klasikal meningkat 22,86% yakni dari 71,43% pada siklus I menjadi 94,29% pada siklus II. Dengan demikian, maka dapat diketahui bahwa penerapan metode menulis terbimbing (guided writing) dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Inggris pada materi Text Description Siswa Kelas VII A Semester II SMP Negeri 3 Negara Tahun Pelajaran 2015/2016.

Kata kunci: guided writing, hasil belajar, Bahasa Inggris

II

PENERAPAN MODEL TERTARIK URGENSI KOLABORASI ULANGI LINDUNGI (TUKUL)  UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PKN  MATERI PERUMUSAN PANCASILA PADA SISWA KELAS VI SEMETER GANJIL SD NEGERI 3 TEGALCANGKRING TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Oleh

Anak Agung Putu Agung Adhitya Satria Utama

 ABSTRAK


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan minat belajar PKn materi Perumusan Pancasila melalui penerapan model TUKUL pada siswa kelas VI semester ganjil SD Negeri 3 Tegalcangkring tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari 4 tahap, meliputi tahap perencanaan, tahap pelaksanaan tindakan, tahap observasi/evaluasi, dan tahap refleksi. Subjek penelitian ini adalah  siswa  kelas VI SD Negeri 3 Tegalcangkring. Objek penelitian yakni penggunaan model TUKUL untuk meningkatkan minat belajar PKn. Hasil penelitian yang diperoleh berupa hasil non tes dari hasil pengisian lembar angket minat belajar siswa. Penelitian ini menggunakan model pembelajaran inovatif yakni model TUKUL yang merupakan singkatan dari tertarik urgensi kolaborasi ulangi lindungi. Berdasarkan analisis data diperoleh peningkatan minat belajar siswa, sebesar 15,82% dari prasiklus ke siklus I, yaitu dari 46,52% menjadi 62,34%. Kemudian meningkat sebesar 15,76% dari siklus I ke siklus II, yaitu dari 62,34% menjadi 78,10%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model TUKUL dapat meningkatkan minat belajar PKn materi Perumusan Pancasila pada siswa kelas VI semester ganjil SD Negeri 3 Tegalcangkring tahun pelajaran 2015/2016.

Kata kunci : model TUKUL, minat belajar, PKn



III
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK DENGAN MEDIA PERMAINAN BOLA GANTUNG UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PERMAINAN BOLA VOLI SISWA KELAS VIIId SEMESTER GANJIL SMP NEGERI 3 MENDOYO TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Oleh

I Ketut Sudarsana

ABSTRAK

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan permainan bola voli siswa kelas VIIId semester ganjil SMP Negeri 3 Mendoyo Tahun Pelajaran 2015/2016 melalui penerapan pendekatan saintifik dengan media permainan bola gantung. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIId sebanyak 36 siswa, yang terdiri dari 19 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui pengamatan dan tes kinerja. Data yang diperoleh peneliti dianalisis menggunakan analisis data deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan penerapan pendekatan saintifik dengan media permainan bola gantung dapat meningkatkan keterampilan permainan bola voli siswa. Hal ini ditunjang oleh peningkatan rata-rata dan ketuntasan klasikal keterampilan bola voli siswa dari prasiklus sampai ke siklus II. Rata-rata siswa, meningkat sebesar 8 poin dari prasiklus ke siklus I, yaitu dari 67 menjadi 75. kemudian meningkat sebesar 11 poin dari siklus I ke siklus II, yaitu dari 75 menjadi 86. Sedangkan ketuntasan klasikal keterampilan bola voli siswa meningkat sebesar 28% dari prasiklus ke siklus I, yaitu dari 44% menjadi 72%. Kemudian meningkat sebesar 14% dari siklus I ke siklus II, yaitu dari 72% menjadi 86%.

Kata Kunci: Pendekatan Saintifik, Media Permainan Bola Gantung, dan Keterampilan Permainan Bola Voli



IV
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERMUATAN NILAI BUDAYA KARAKTER BANGSA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN TENTANG MATERI PERLINDUNGAN DAN PENEGAKKAN HAM PADA SISWA KELAS VIIA SMP NEGERI 3 NEGARA TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Oleh

I Nengah Arta Wijaya

 ABSTRAK



Penelitian ini dilatar belakangi oleh temuan berupa rendahnya kualitas proses pembelajaran yang bermuara pada rendahnya hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan siswa kelas VIIA SMP Negeri 3 Negara tahun pelajaran 2015/2016. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Kewarganegaran siswa kelas VIIA SMP Negeri 3 Negara melalui  Penerapan Model Pembelajaran Kontekstual Bermuatan Nilai Budaya Karakter Bangsa . Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan subjek sebanyak 36 orang siswa kelas VIIA SMP Negeri 3 Negara pelajaran 2015/2016. Objek penelitian ini adalah hasil belajar siswa. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan  dalam dua siklus. Data hasil belajar didapatkan dengan menggunakan tes hasil belajar siswa. Hasil Penelitian ini adalah sebagai berikut : Secara umum tindakan penelitian cukup efektif  mengatasi permasalahan pembelajaran. Hasil perbaikan atau penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan nilai rata-rata secara berkelanjutan sebelum tindakan (PraSiklus), nilai rata-rata : 69,25 terkatagori rendah dengan ketuntasan belajar 36,11%, Siklus l Nilai Rata-rata : 81,94 terkatagori tinggi dengan ketuntasan belajar 83,33%, dan Siklus l nilai Rata-rata 90,27 terkatagori sangatt inggi dengan ketuntasan belajar 97,22%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa, Pembelajaran Dengan  Penerapan Model Pembelajaran Kontekstual Bermuatan Nilai Budaya Karakter Bangsa, dapat memberikan dampak yang positif terhadap hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan yang digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Menengah Pertama atau pembelajaran dengan penerapan Model Pembelajaran Kontekstual Bermuatan Nilai Budaya Karakter Bangsa lebih unggul dari model pembelajaran Konvensional.

Kata Kunci :Model pembelajaran kontekstual, nilai budaya karakter bangsa, hasil belajar.



 V
PENINGKATAN HASIL BELAJAR   BIOLOGI : MEMAHAMI PRINSIP PRINSIP PENGELOMPOKAN MAKHLUK HIDUP MELALUI  MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN KELOMPOK BERBASIS PROJEK ( PROJECT BASED LEARNING) PADA SISWA KELAS X2 SMA NEGERI 2 NEGARA TAHUN 2015/2016

Oleh

I Nyoman Hariawan

 ABSTRAK

         Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan meningkatkan hasil belajar Biologi, siswa kelas X2, SMAN 2 Negara dengan Model Pembelajaran  Berbasis Proyek (Project Based Learning) melalui kerja kelompok. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan  kelas dengan subjek penelitian sebanyak 38 siswa . Penelitian dilakukan dalam dua siklus dan masing-masing siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Indikator keberhasilan yang ditetapkan adalah apabila rata-rata kemampuan siswa dalam melaksanakan Pembelajaran  Berbasis Proyek (Project Based Learning) 75,00 atau berkategori B (Baik) dan A (Amat Baik), maka dapat dikatakan tindakan yang dilaksanakan berhasil. Berdasarkan hasil analisis pada masing-masing siklus diperoleh hasil: (1)  Terjadi peningkatkan kemampuan siswa di Kelas X2, dimana untuk  pemahaman konsep menulis Proposal mengaalami kemajuan dari ketuntasan klasikal, 62%, 82% dan 90 %. Sementara, untuk ketrampilan juga mengalami kemajuan, dari, 65 %, 83 % dan 90 %, serta respon pembelajaran berbasis projek sangat antusias. Dengan temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa melalui kerja kelompok dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam melaksanakan Pembelajaran Biologi  Berbasis Proyek (Project Based Learning) pada kelas X2 SMAN 2 Negara. . Implikasi dari penelitian ini adalah model kerja kelompok Berbasis Projek dapat dipilih sebagai salah satu cara yang dapat digunakan guru Biologi dalam meningkatkan hasil belajar biologi pada materi Pengelompokan Prinsip Prinsip Mahluk Hidup ) pada kelas X2 SMAN 2 Negara.

Kata kunci: Pembelajaran  Berbasis Proyek (Project Based Learning), kerja kelompok. Prinsi Prinsip Pengelompokkan Mahluk Hidup.



Demikian yang kami dapat paparkan semoga dengan artikel ini bisa bermanfaat. kami tunggu saran, pendapat dan komentarnya. 

0 komentar:

Post a Comment