Students-Teams-Achievement- Divisions (STAD)

Posted by sangpembelajar On Saturday, 16 October 2010 0 komentar

Students-Teams-Achievement- Divisions (STAD),


Dalam STAD siswa dikelompokan dalam tim-tim pembelajaran dengan 4-anggota, anggota tersebut campuran ditinjau dari tingkat kinerja, jenis kelamin, dan suku. Guru mempersentasikan sebuah pelajaran dan kemudian siswa bekerja didalam tim-timnya untuk memastikan bahwa seluruh anggota tim telah menuntaskan pelajaran itu. Akhirnya, seluruh siswa dikenai kuis individual tentang bahan ajar tersebut, pada saat itu mereka tidak boleh saling membantu.


Skor kuis siswa dibandingkan dengan rata-rata skor mereka yang lalu, dan pon diberikan berdasarkan seberapa jauh siswa dapat menyamai atau melampaui kinerja mereka terdahulu. Poin-poin ini kemudian dijumlah untuk mendapatkan sekor tim, dan tim-tim  yang memenuhi kriteria tertentu dapat diberi sertifikat atau penghargaan lain.


STAD telah digunakan untuk setiap mata pelajaran dari kelas II sampai perguruan tinggi. STAD paling cocok untuk mengajarkan tujuan-tujuan yang terdefinisikan dengan jelas, seperti perhitungan dan penerapan matematika, penggunaan bahasa, mekanika, geografi, keterampilan membaca peta, dan konsep-konsep sains.


Ide utama di balik STAD adalah untuk memotivasi siswa saling memberi semangat dan membantu dalam menuntaskan keterampilan-keterampilan yang dipresentasikan guru. Bila siswa ingin tim mereka mendapat penghargaan tim mereka harus membantu teman satu tim dalam mempelajari bahan ajar tersebut. Mereka harus memberi semangat teman satu timnya yang melakukan yang terbaik,menyatakan norma bahwa belajar itu penting,bermanfaat,dan menyenangkan. Siswa bekerja sama setelah guru mempresentasikan pelajaran. Mereka dapat mendiskusikan perbedaan yang ada,dan saling membantu satu sama lain saat menghadapi jalan buntu. Mereka dapat mendiskusikanpendekatan-pendekatanyang dipakai untuk memecahkan masalah,atau mereka dapat saling memberikan kuis tentang materiyang sedang mereka pelajari.mereka mengajar teman timnya dan mengakseskekuatan dan kelemahan mereka untuk membantu agar mereka berhasil dalam kuis tersebut.


Meskipun siswa belajar bersama, mereka tidak boleh saling membantu dalam mengerjakan kuis. Tanggung jawab Individual ini memotivasi siswa melakukan sebuah pekerjaan tutorial dengan baik dan saling menjelaskan satu sama lain, mengingat satu-satunya cara tim tersebut berhasil jika seluruh anggota tim telah menuntaskan informasi atau ketrampilan yang sedang dipelajarinya. Semua siswa berpeluang menjadi ”Bintang” pada suatu minggu tertentu,dengan cara memperoleh skor baik diatas skor terdahulu atau dengan skor sempurna.skor sempurna selalu menghasilkan poin maksimum tidak memandang berapapun rata-rata skor terdahulu siswa.


STAD lebih merupakan sebuah metode pengorganisasian kelas umum dari pada sebuah metode komprehensif pengajaran mata pelajaran tertentu ;guru menggunakan rencana pembelajarannya sendiri dengan bahan-bahan lain. Dinegara maju, lembar kegiatan siswa dan kuis tersedia untuk hampir seluruh mata pelajaran dari kelas III-IX, namun kebanyakan guru dapat menggunakan bahannya sendiri untuk melengkapi atau mengganti sama sekali bahan-bahan yang sudah tersedia.

0 komentar:

Post a Comment