KONSEP DASAR PENILAIAN DALAM PEMBELAJARAN

Posted by sangpembelajar On Saturday, 8 October 2016 0 komentar

KONSEP DASAR PENILAIAN DALAM PEMBELAJARAN


Dalam bidang pendidikan terdapat dua pengertian penilaian hasil belajar.  Yang pertama ,pengertian  penilaian dalam arti asesmen, dan yang kedua pengertian penilaian dalam arti evaluasi.


PENGERTIAN PENILAIAN

Penilaian merupakan suatu proses pengumpulan informasi hasil belajar siswa yang diperoleh melalui pengukuran untuk mejelaskan atau menganalisis unjuk kerja siswa dalam mengerjakan tugas-tugas yang diberikan Guru. Contoh pada ulangan harian, Intan dapat menjawab tiga dari lima pertanyaan tes uraian tetapi pada ulangan harian sebelumnya Intan hanya dapat mengerjakan dua dari lima butir soal yang disediakan. Dari contoh tersebut, sebenarnya Kita sebagai  Guru telah melakukan tes, pengukuran,asesmen, dan evaluasi.




  1. Tes : yaitu alat ukur untuk memperoleh informasi hasil belajar siswa yang memerlukan jawaban benar atau salah.


-       Yang termasuk tes : tes objektif dan tes uraian.

-          Yang termasuk bukan tes : pedoman pengamatan, skala rating, skala sikap, dan pedoman wawancara.

  1. Pengukuran : kegiatan penentuan angka dari suatu objek yang diukur.

  2. Asesmen : kegiatan mengumpulkan informasi hasil belajar siswa yang diperoleh dari berbagai jenis tagihan dan mengolah informasi tersebut  untuk menilai hasil beajar dan perkembangan belajar siswa.

  3. Evaluasi : penilaian keseluruhan program pendidikan mulai perencanaan suatu program substansi pendidikan termasuk kurikulum dan penilaian (asesmen) serta pelaksanaannya, pengadaan dan peningkatan kemampuan guru, manajemen pendidikan , dan reformasi pendidikan secara keseluruhan.


Kesimpulan :

Penilaian : kegiatan untuk memperoleh informasi pencapaian hasil belajar dan kemajua belajar siswa serta mengefektifkan penggunaan informasi tersebut untuk mencapai tujuan pendidikan


KEDUDUKAN TES, PENGUKURAN, ASESMEN DAN EVALUASI

Tes merupakan salah satu jenis alat ukur yang digunakan untuk menagih hasil belajar siswa. Alat ukur yang digunakan untuk memperoleh informasi hasil belajar dapat berupa tes dan no tes. Untuk mengumpulkan data dari hasil tes yang kita berikan kepada siswa maka kita akan dapat menarik kesimpulan tentang perkembangan belajar siswa. Kegiatan inilah yang disebut asesmen.


PRINSIP-PRINSIP PENILAIAN

  1. Berorientasi pada pencapaian kompetensi

  2. Valid

  3. Adil

  4. Objektif

  5. Berkesinambungan

  6. Menyeluruh

  7. Terbuka

  8. Bermakna


PERGESERAN PARADIGMA PENILAIAN HASIL BELAJAR

Selama ini penilaian hasil belajar siswa kebanyakan hanya dilakukan dengan menggunakan alat ukur tes saja. Dengan cara ini maka kita tidak dapat mengukur keseluruhan hasil belajar yang telah dicapai siswa. Karena itu, ahli pendidikan mengusulkan penilaian hasil belajar siswa menggunakan asesmen, dengan begitu kita dapat mengukur tidak hanya dari hasil belajar saja tapi juga dari proses belajar siswa secara menyeluruh


Kita masih sering melihat disekolah-sekolah, guru  hanya menggunakan tes sebagai satu-satunya alat ukur keberhasilan belajar siswa. Padahal sebagai salah satu alat ukur hasil belajar siswa, tes mempunyai beberapa kelemahan antara lain;




  1. Hampr semua jenis tes hanya mengukur hasil belajar dalam ranah kognitif dan keterampilan sederhana.

  2. Hasil tes sering dijadikan sebagai satu-satunya indikator keberhasilan belajar siswa.

  3. Dalam pelaksanaannya, tes selalu menimbulkan kecemasan pada diri peserta tes.

  4. Tes sering kali justru mengukum siswa yang kreatif.


Uraian di atas merupakan model penilaian hasil belajar  yang tradisional.  Dalam model penilaian ini hasil belajar siswa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan proses pembelajaran.  Inilah yang dikenal  dengan penilaian dalam arti asesmen. Dengan demikian terjadi pergeseran paradigma dari penilaian yang berorientasi pada hasil akhir saja dan penilaian yang berorientasi pada proses pembelajaran dan hasil belajar.

0 komentar:

Post a Comment